Senin, 22 Mei 2023

Ganjar Hadapi Fitnah Dengan Sabar

 Ganjar Hadapi Fitnah Dengan Sabar

Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengutarakan belakangan ini sering dijadikan sebagai sasaran fitnah atau berita hoax dari sekelompok orang di media sosial. Cagub nomor 1 tersebut mengatakan dimana ada pemutarbalikkan fakta dari yang berpihak kepada rakyat malah dikatakan menindas.

"Kasus pembangunan pabrik semen di Kendeng misalnya. Katanya, Ganjar ingin menindas masyarakat dengan membangun pabrik itu," ungkap Ganjar ketika mengunjungi pondok pesantren (ponpes) Mansyaul Huda di Desa Seraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (12/4/2018).
Dia menegaskan pihaknya tidak akan menyetujui pembangunan pabrik itu, selama belum ada pemberian saham 5 persen untuk masyarakat.

Begitu pula ketika dirinya menjabat anggota Komisi II DPR. Ganjar diterpa hoax soal keterlibatannya dalam dugaan korupsi e-KTP. Padahal, dari sumber tidak jelas, dan keterangan tak benar. "Lagi, soal e-KTP, ada yang bilang Ganjar menerima suap dana. Ada BAP-nya itu, dari empat orang yang menolak pemberian dana hanya satu, Ganjar," bebernya disambut tepuk tangan para santri.
Fitnah terbaru, sambung Ganjar, menyangkut puisi KH Mustofa Bisri atau Gus Mus.
Alumnus UGM itu menuturkan banyak orang menganggap puisi berjudul Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana itu adalah ciptaan Ganjar Pranowo.

"Sampai ada host tv nasional yang bilang saya dungu, puisi itu dungu. Setelah tahu itu puisi Gus Mus, dia minta maaf. Ya saya maafkan," kata dia.
Dalam kunjungannya itu, ganjar sempat membicarakan isu hoax yang sedang gencar di masyarakat luas dengan pengasuh ponpes, KH Mathori Mansyur. Yakni, seperti pepatah mengubah kotoran menjadi emas, atau hal yang tak baik menjadi baik. "Pesan pak Kyai sangat bagus. Fitnah itu ibarat sampah yang bisa jadi rabuk (pupuk) agar kita bertumbuh," pungkas Ganjar.

Rumah Ganjar Pranowo Disita KPK? Hoax apa Fakta, Nih?

 Kemarin, ada kabar menggemparkan yang datang dari pak Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. Sebuah video di YouTube menyebut kalau rumah Pak Ganjar itu disita sama KPK karena beliau terlibat kasus transaksi uang sebesar 300 triliun rupiah. Menurut video itu, uang 300 triliun itu masih ada sangkut pautnya sama kasus Kementerian Keuangan.


Rumah Ganjar Pranowo Disita KPK? Hoax apa Fakta, Nih?
(Sumber: Kominfo)



Yak, setelah diusut, ternyata berita yang diupload di YouTube itu adalah hoax alias bohong, GanSis! Dilansir dari laporan Antara News Kalteng, informasi yang dibahas di video YouTube itu sama sekali gak ada hubungannya sama Pak Ganjar. Terus, soal rumah yang disita itu juga sama sekali gak benar, karena sampai hari ini, gak ada berita resmi soal penyitaan itu.

Duh, ada-ada aja, ya. Bulan Ramadan bukannya memperbaiki ibadah terus menjalankan puasa dengan sebaik-baiknya, malah nyebar berita hoax terus fitnah orang, pula!

Nah, GanSis. Emang, ya. Kita tuh gak bisa asal kalau baca berita-berita begini. Soalnya, ya gitu deh. Masih banyak pihak gak bertanggung jawab yang suka iseng nyebarin info bohong begini. Bukan cuma merugikan buat pembaca atau penonton, tapi juga merugikan subyek beritanya, kayak Pak Ganjar ini.