Sabtu, 22 Oktober 2016

[Klarifikasi] Usai Salat, Nazir Masjid Digorok hingga Sekarat Di Dalam Masjid!



Beberapa waktu yang lalu, beredar sebuah foto yang tergolong Disturbing Picture. Dalam banyak postingan di jejaring sosial, diklaim bahwa foto tersebut adalah dokumentasi korban pembacokan terhadap seseorang di dalam (atau) area Masjid di Riau.
Berita Awal yang didapat jurnalis dan tersebar di internet :
Seorang pengurus masjid sekarat digorok orang tak dikenal di dalam masjid Nurul Yakin Dusun Sumber Sari KM 28, Kepenghuluan Balam Sempurna, Inhil, Riau, Kamis (17/12). Hingga kini pelakunya masih belum teridentifikasi. Sementara korban terpaksa dilarikan di Rumah Sakit Rantau Parapat untuk mendapatkan perawatan atas luka serius.
Seperti dikutip dari Pekanbaru MX (Group JPNN), bahwa korban Darwin Lubis selaku Nazir Masjid ditemukan terkapar berlumuran darah di dalam masjid sekitar pukul 05.15 WIB, ketika warga baru saja usai menunaikan salat subuh.
Sontak saja hal ini membuat heboh jamaah yang menyaksikan tubuh Nazir Masjid itu terkulai tak berdaya. Warga sekitar langsung memberi pertolongan, menyelamatkan korban ke Klinik Claudia Bahtera Makmur untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, akibat luka bacokan di sekitar bagian kepala yang mengalami luka serius, korban selanjutnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Rantau Prapat, Sumatera Utara (Sumut).
Menurut Rifai Siregar (50), warga sekitar yang rumahnya tepat berada di samping masjid mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi setelah selesai salat subuh. Awalnya ia mendengarkan suara orang ngorok di dalam masjid.
‘’Pagi itu saya mendengar suara dari dalam masjid, namun suara tersebut sangat aneh seperti suara orang ngorok sebanyak tiga kali, karena penasaran saya langsung menuju masjid, saat saya sampai korban sudah terbaring,’’ jelasnya.
Sementara itu, Datuk Penghulu Bangko Sempurna Sukandrio menjelaskan, korban selama empat tahun belakangan tinggal di sebuah rumah di belakang masjid bersama istrinya. ‘’Saat ini (Kamis), informasi yang saya dapat, korban menjalani operasi di Rantau Prapat,’’ kata Sukandrio.
Kapolsek Bagansenembah Kompol Dody Harja Kusuma SH SIK MSi mengatakan, penganiayan tersebut dilakukan pelaku dengan cara menggorok leher korban dengan benda tajam dan pelaku masih dalam penyelidikan.
Penangkapan Pelaku dan sekaligus Klarifikasi untuk mengetahui penyebabnya :
Pelaku pembacokan terhadap Darwin Lubis, Najir Masjid Nurul Yakin, Dusun Sumber Sari, Km 28, Kepenghuluan Balam Sempurna, Rohil, Rabu (16/12), berhasil ditangkap warga. Pelaku berinisial Ir yang kini sudah diamankan pihak kepolisian.
Datuk Penghulu Balam Sempurna Sukandrio mengatakan, kecurigaan warga terhadap Ir saat menemukan sepasang sandal di tempat kejadian. Sehingga pencarian langsung dilakukan hari itu juga.
Awalnya warga mengkonfirmasi ke keluarga Ir soal sandal yang dicurigai tadi. Ternyata benar, pihak keluarga mengakui bahwa sandal itu milik Ir.
“Malam itu keluarga Ir, yaitu kakaknya bernama Ida mengakui sandal itu punya adiknya. Dia juga mengakui saat malam kejadian, adiknya itu tidak berada di rumah,” kata Datuk Penghulu.
Pencarian warga baru membuahkan hasil pada Kamis (17/12) sekitar pukul 13.00 WIB. Ir yang diduga sebagai pelaku ditemukan sedang berada di kebun sawit belakang rumahnya.
“Selanjutnya kami menyerahkannya ke polisi,” ujarnya.
Kanit Reskrim AKP Eduard Pardosi membenarkan, warga menyerahkan seorang pria berusia 29 tahun itu ke pihaknya.
“Kita sudah menetapkannya sebagai tersangka,” katanya.
Kanit Reskrim menjelaskan, pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti sandal yang ditemukan di masjid. Berdasarkan keterangan keluarganya, pria ini pernah menjalani perawatan kejiwaan di salah satu rumah sakit di Pekanbaru.
Kanit mengungkapkan, selama menjalani pemeriksaan, Irwan banyak diam. “Kita akan melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan pelaku,” jelasnya.
Diketahui, korban yang dibacok usai salat dilarikan warga sekitar ke Klinik Claudia Bahtera Makmur. Namun tim medis terpaksa merujuknya ke salah satu rumah sakit yang ada di Rantau Prapat.
Rifai Siregar (50) yang rumahnya tepat di samping masjid mengatakan, bahwa kejadian tersebut ketika selesai shalat Subuh. Mulanya ia mendengarkan ada suara orang mengorok di dalam masjid.
“Pagi itu saya mendengar suara dari dalam masjid, namun suara tersebut sangat aneh seperti suara orang mengorok sebanyak tiga kali, karena saya penasaran saya langsung menuju masjid, saat saya sampai korban sudah terkapar,” jelasnya.
Kesimpulan :
Kejadian tersebut memang fakta, namun sampai saat ini, kami belum mendapat kepastian mengenai foto yang beredar ada korelasi dengan informasi yang beredar di internet. Informasi mengenai foto yang tersebar masih terus kami telusuri hingga saat ini. Tidak menutup kemungkinan akan kami berikan tambahan informasi jika sudah menadapat klarifikasi lebih lanjut.
Karena banyaknya rumor yang beredar mengenai peristiwa ini dan banyaknya opini yang mengaitkanya dengan isu SARA, penelusuran yang kami dapat dari berbagai narasumber (jurnalis) dan kontributor (pengguna internet yang berada berdekatan dengan lokasi), kami dapatkan informasi bahwa isu tersebut tidaklah benar. Dan dengan adanya kronologi di atas, sudah sangat jelas, bahwa kejadian ini bukan konflik Religi mau pun hal lain.
UPDATE :
Kami sudah mendapat konfirmasi, bahwa foto tersebut memang BENAR KORBAN. Jadi, investigasi ini, telah usai. Kami turut berduka atas hal itu.
SIlahkan kunjungi group Indonesian Hoaxes Community untuk mengetahui kejelasannya :
Terima kasih.
Sikapi dengan bijak, semoga bermanfaat.
Salam Internet Sehat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar